Palapatvnews.id-Bulan Ramadan memiliki kedudukan istimewa dalam ajaran Islam. Sejumlah hadis Nabi Muhammad SAW menyebutkan bahwa Ramadan adalah bulan penuh rahmat, ampunan, dan pembebasan dari api neraka.
Dalam hadis riwayat Muhammad al-Bukhari dan Muslim ibn al-Hajjaj, Rasulullah SAW bersabda bahwa ketika Ramadan tiba, pintu-pintu surga dibuka, pintu-pintu neraka ditutup, dan setan-setan dibelenggu. Hadis ini menjadi dasar keyakinan umat Islam bahwa Ramadan adalah momentum terbaik untuk meningkatkan ibadah.
“Ini menunjukkan bahwa suasana spiritual pada bulan Ramadan memang berbeda. Allah memberi kesempatan luas kepada hamba-Nya untuk kembali dan memperbaiki diri,” ujar Ustaz Ahmad Fauzi, dai di Sukabumi, Selasa (21/2/2026).
Selain itu, Rasulullah SAW juga menjanjikan pengampunan dosa bagi orang yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap pahala. Dalam hadis lain disebutkan, “Barang siapa berpuasa Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
Tidak hanya itu, Ramadan juga dimuliakan dengan adanya malam Lailatul Qadar. Malam tersebut disebut lebih baik dari seribu bulan. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk meningkatkan ibadah pada sepuluh malam terakhir Ramadan guna meraih keutamaan tersebut.
Keistimewaan lain yang disebutkan Nabi adalah doa orang yang berpuasa tidak akan ditolak hingga waktu berbuka. Hal ini menjadikan Ramadan sebagai waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak doa dan permohonan ampun.
Dari sisi sosial, Ramadan juga memperkuat solidaritas dan kepedulian. Tradisi berbagi takjil, zakat, dan sedekah meningkat signifikan selama bulan suci ini.
“Ramadan bukan hanya menahan lapar dan haus, tetapi juga melatih kesabaran, empati, dan ketakwaan,” tambahnya.
Dengan berbagai keutamaan tersebut, para ulama mengajak umat Islam memanfaatkan Ramadan secara maksimal melalui puasa, salat tarawih, membaca Al-Qur’an, serta memperbanyak amal sosial.







