Palapatvnews.id-Selain berdampak pada kesehatan fisik, puasa juga terbukti memberi pengaruh positif terhadap kesehatan mental dan kestabilan emosi. Praktik menahan lapar, haus, dan hawa nafsu dinilai mampu melatih pengendalian diri serta meningkatkan kesadaran spiritual.
Psikolog klinis menyebutkan bahwa puasa melatih disiplin dan kesabaran. Ketika seseorang mampu mengontrol dorongan biologisnya, ia secara tidak langsung melatih regulasi emosi. Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh akademisi dari University of Oxford yang menemukan adanya hubungan antara praktik spiritual rutin dengan penurunan tingkat stres.
Selain itu, suasana kebersamaan selama Ramadan—seperti berbuka puasa bersama dan salat berjamaah—juga meningkatkan hormon oksitosin yang berkaitan dengan rasa bahagia dan keterikatan sosial.
“Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi proses refleksi diri. Banyak orang merasa lebih tenang dan fokus selama Ramadan,” ujar seorang konselor keluarga di Sukabumi.







